Bandar Lampung – Masih maraknya pemberitaan Bima Yudho Saputro atau lebih dikenal sebagai tiktokers @Awbimax Reborn yang menyoroti infrastruktur Lampung ternyata menarik perhatian Drs. H. Almuzzamil Yusuf MSi yakni politisi senior dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga anggota komisi I DPR RI.
Menurut Almuzzamil, sosok Bima harus dipandang sebagai suara anak muda Lampung diperantauan yang terdidik dan kritis. Baginya segala bentuk kritikan dari Bima itu harus dijadikan hikmah triger dialog pemerintah dan masyarakat Lampung dalam memajukan wilayah Sai Bumi Ruwa Jurai.
“Terlepas dari segala kelebihan, kekurangan dan kontroversialnya, apalagi dia sedang belajar jauh di negeri orang (Australia). Dia memanfaatkan trend medsos untuk mengkritik Pemerintah untuk memperhatikan pembangunan daerah kelahirannya dengan gaya bahasa anak muda (apa adanya) sehingga cepat viral,”ungkapnya anggota parlemen dari Dapil Lampung I tersebut melalui rilis resminya Minggu (16/4/2023).
Lebih lanjut, Anggota DPR RI sejak 2004 itu melihat bahwa substansi kritiknya sangat bagus. Namun, dia tidak menampik masih ada kekurangan dari dukungan kritikannya tersebut. “Mungkin ada pilihan kata aja yang kurang pas. Ya itu bisa kita permasalahkan tapi bisa juga kita maklumi,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pria yang juga deklarator dan Ketua Umum pertama PKS ini memaklumi kritik dari Bima itu bisa tercetus karena nilai ekspresi yang tersebut lahir dari rasa cinta anak muda yang peduli pada daerahnya.
Untuk itu, Muzzammil berharap kritikal Bima dapat dimaknai dengan bijaksana dan berkepala dingin.
“Untuk itu saya berharap kepada Pemda Lamtim, Gubernur Lampung dan aparat hukum lebih bijak untuk collingdown. Tidak perlu dibawa ke ranah hukum,” harapnya
Selain itu, Al Muzzammil memberikan masukan agar pemerintah daerah menanggapi kritikan Bima dengan memberikan jawaban yang proporsional.
“Sehingga justru dari kritik Bima bisa terjadi dialog publik. Publik tentu perlu tahu agenda pembangunan Pemda maupun pemprov dengan berbagai kesulitan dan keterbatasannya. Sambil tentu memperbaiki kinerja di setiap instansi pemerintahan,” tulisnya.
Tak lupa, pria kelahiran Tanjung Karang itu mengapresiasi langkah Ibu Wagub Lampung Chusnunia Chalim yang akan menanggapi kritikan Bima dengan bakal mengadakan dialog publik.
“Saya kira ini dinamika yang bagus. Dengan cara ini saya kira justru akan baik untuk pelibatan publik, sarana komunikasi politik yang efektif dari Pemprov dan pemda, sekaligus bisa menggundang perhatian pemerintah pusat untuk lebih peduli terhadap berbagai pembangunan di Lampung. Bahkan bisa jadi dialog lintas positif lintas generasi dengan tema kecintaan kepada Lampung,”papar Muzzammil.
Kedepan, dia menyikapi dari kejadian ini dapat dijadikan bahan pembelajaran dan evaluasi positif terhadap pembangunan Lampung.
Tak hanya itu, pria berusia 57 tahun itu berharap Bima bisa terus tenang menyelesaikan studinya di Australia dan terus bersikap kritis konstruktif terhadap pembangunan Lampung.
Dia pun meminta agar publik luas di dalam dan luar Lampung agar tidak terprovokasi dengan ikut menjaga keluarga besar Bima di Lamtim.
“Hal ini dapat disikapi bijaksana dengan tetap berjalan seperti biasa, tidak perlu ada yang khawatir dari dampak masalah kritik Bima tersebut. Semoga barokah dan hikmah dari bulan suci Ramadhan menaungi kita semua. Amin. Salam Hormat. Tabikpun,” tutup kata Almuzzammil Yusuf. (Humas).



