Bandar Lampung – Wakil Ketua Komisi I DPRD Lampung Mardani Umar mengaku pihaknya mendukung penambahan pembangunan BTS (base transceiver station) di 129 titik se-Provinsi Lampung pada tahun 2022 oleh Kementerian Kominfotik. Ke-129 titik itu tersebar di 13 kabupaten, yakni Bandarlampung (4), Metro (1), Lampung Barat (14), Lampung Selatan (6), Lampung Tengah (4), Lampung Timur (12), Lampung Utara (12), Pesawaran (2), Pesisir Barat (40), Tanggamus (31), Tulangbawang (1), dan Waykanan (1).
Menurut Mardani Umar, penambahan BTS ini tentu akan mengakselerasi distribusi informasi dan upaya digitalisasi di Provinsi Lampung. ”Kami sangat mengapresiasi, mensupport penambahan pembangunan BTS. Namun tentu untuk daerah terjauh dan perbatasan perlu ada penambahan alokasi. Baik jumlah maupun daerah atau kabupaten dalam hal ini,” katanya.
Selain itu Politikus PKS ini melanjutkan, upaya dari pemerintah pusat menambah pembangunan BTS di Provinsi Lampung, harus dibarengi dengan regulasi yang ramah terhadap investasi telekomunikasi di daerah. Sekaligus pentingnya mendorong inisiatif daerah mampu membangun infrastruktur telekomunikasi secara mandiri.
”Selama ini, inisiatif pembangunan infrastruktur dilakukan terpusat, dan atas hal ini, tentu kami berterimakasih. Namun, kitapun patut mendorong bagaimana bisa ada inisiatif daerah dapat membangun infrastruktur telekomunikasi. Bisa dari sisi regulasi maupun political will. Sebab, semakin baik akses telekomunikasi akan meningkatkan daya saing daerah, mengakselerasi pula ekonomi digital daerah,” katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendukung rencana pembangunan 129 base transceiver station/BTS (sinyal 4G) oleh Kementerian Komunikasi, Informasi, dan Statistika di beberapa daerah di Lampung. Kepala Diskominfotik Lampung Ganjar Jationo mengatakan pemprov mendukung adanya program tersebut. Terlebih nantinya mendukung program kerja utama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terkait Kartu Petani Berjaya (KPB) dan Smart Village. ”Program ini mendukung program Pemprov Lampung, program utama Pak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yaitu KPB dan Smart Village. Sehingga kami sangat mendukung program tersebut, terutama dalam mendukung kegiatan yang berkaitan dengan teknologi,” ujar Ganjar, Minggu (27/3).
Sumber : Radar Lampung



