LAMPUNG UTARA – Belum terakomodirnya semua keluhan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur yang dirasakan tidak merata oleh warga menjadi antensi khusus untuk para pejabat eksekutif dan legislatif.
Sebagaimana disampaikan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Utara, M. Nuzul Setiawan, ketika menyikapi adanya keluhan masyarakat tentang adanya alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 yang belum menyentuh secara menyeluruh tersebut tentunya menjadi atensi khusus bagi eksekutif dan legislatif.
“Kita mengharapkan kerjasama dan kesabaran dari masyarakat, dan kita minta masyarakat melalui perangkat desa dan kepala desanya untuk segera mengajukan perbaikan jalan yang telah rusak selama 7 tahun yang belum diperbaiki itu ke dinas dan pihak ekskutif dan legislatif,” ujar M Nuzul Setiawan, Selasa (14/2/2023).
“Nanti kami sampaikan ke eksekutif dan ke kawan-kawan di badan anggaran,” ujar Nuzul.
Mencuatnya alokasi pembangunan infrastruktur yang tidak merata, yang dianggarkan melalui APBD Tahun 2023 pada suatu daerah kecamatan dan terbilang cukup besar, namun tidak merata alokasinya, seperti halnya yang terjadi di wilayah Kecamatan Kotabumi Utara, bahwa di Desa Banjar Wangi tidak menerima alokasi serupiah pun dari anggaran sebesar 16,990 Miliar tersebut.
“Insya Allah, akan kita perjuangkan di anggaran perubahan agar jalan itu dapat segera diperbaiki dan jika itu belum juga bisa, nanti kita masukan ke dalam anggaran APBD Tahun 2024,” lanjutnya.
Ketua Dewan Pengurus Daerah PKS Kabupaten Lampung Utara ini juga menegaskan, bahwa seluruh kader PKS selalu berkomitmen dengan apa yang telah dilontarkan terlebih lagi di publik.
Untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat yang daerahnya belum mendapatkan alokasi pembangunan di anggaran murni APBD Tahun 2023 untuk segera berkoordinasi dan menyampaikan aspirasinya ke ekskutif dan legislatif agar pada anggaran berikutnya bisa menjadi prioritas pelaksanaan pembangunannya.
“Akan kita perjuangkan aspirasi masyarakat khususnya keluhan warga di Desa Banjar Wangi ini untuk menjadi prioritas kedepan,” pungkasnya.



